Grammar Dan Bahasa

 Grammar dan Bahasa

A. Pengertian 
Grammar adalah sebagai kumpulan dari himpunan - himpunan variabel, simbol- simbol terminal, simbol awal, yang dibatasi oleh aturan-aturan produksi. Aturan produksi merupakan pusat dari grammar yang menspesifikasikan bagaimana suatu grammar melakukan transformasi suatu string atau karakter ke bentuk lainnya. Semua aturan produksi dinyatakan dalam bentuk “α → β “ (dibacanya α menghasilkan β, atau α menurunkan β. α merupakan simbol-simbol pada ruas kiri aturan produksi, sedangkan β merupakan simbolsimbol ruas kanan aturan produksi.

B. Macam - macam Simbol
1. Simbol Variabel (Vn)
    Adalah simbol yang masih dapat diturunkan, identik dengan huruf besar (‘A’,’B’,’C’).
2. Simbol Terminal (Vt)
    adalah simbol yang sudah tidak dapat diturunkan lagi, biasanya identik dengan huruf kecil (‘a’,’b’,’c’)

C. Grammar sebagai pasangan 4 tuple
1. VT : himpunan simbol-simbol terminal (atau himpunan token-token, atau alfabet)
2. VN : himpunan simbol-simbol non terminal
3. S    : simbol awal (atau simbol start)
4. Q    : himpunan produksi

D. Contoh Analisa Penentuan Type Grammar
1. Soal : Grammar G1 dengan Q1 = {S → aB, B → bB, B → b}.
    Jawaban : Ruas kiri semua produksinya terdiri dari sebuah VN maka G1 kemungkinan tipe CFG atau     RG. Selanjutnya karena semua ruas kanannya terdiri dari sebuah VT atau string VT VN maka G1        adalah RG
2. Soal : Grammar G2 dengan Q2 = {S → Ba, B → Bb, B → b}
    Jawaban : Ruas kiri semua produksinya terdiri dari sebuah VN maka G2 kemungkinan tipe CFG atau     RG. Selanjutnya karena semua ruas kanannya terdiri dari sebuah VT atau string VNVT maka G2            adalah RG

E . Derivasi Kalimat dan Penentuan Bahasa

Soal : Tentukan bahasa dari masing-masing gramar berikut : G1 dengan Q1 = {1. S → aAa, 2. A →                  aAa, 3.     A → b}.
Jawaban : 

- Derivasi kalimat terpendek : S → aAa (1)
                                                    → aba (3)

- Derivasi kalimat umum : S → aAa (1)
                                               → aaAaa (2) 
                                               .... (sampai)
                                               → a^nAa^n (2)
                                               → a^nba^n (3)

Dari pola kedua kalimat disimpulkan : L1 (G1 ) = { a^nba^n | n >= 1} 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Finite State Automata

NFA Dengan E-Move

Ekuivalensi NFA ke DFA